SUDAH menjadi keharusan bagi paranormal Ki Kusumo untuk melakukan kurban di Hari Raya Idul Adha.
Seperti tahun sebelumnya, kali ini produser film "Drakula Cinta" itu membeli satu ekor sapi untuk dipotong.
Bukan sapi biasa. Sapi yang dipilih adalah sapi Australia jenis Limousine yang bobotnya mencapai 1,8 ton.
Lebih besar dari sapi jenis sama yang dikurbankan presiden SBY, yakni 1,7 ton.
“Hari raya kan perayaan kemenangan, alangkah indahnya jika kemenangan itu kita rayakan dengan berbagi kepada sesama. Ini wajib bagi orang muslim yang mampu,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jumat (26/10).
Selain untuk ibadah, momen kurban juga dimanfaatkan Ki Kusumo untuk mempererat hubungan dengan warga di sekitar, khususnya yang kurang mampu.
“Keseharian kan banyak warga yang kalau ketemu saya minder. Nah, di hari spesial ini kita bisa bertemu, bisa ngobrol, jadi hubungan dengan masyarakat bisa makin erat,” lanjutnya.
Untuk kurban tahun 2012, Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) ini melibatkan masyarakat dan Ormas yang dipimpinnya.
“Untuk kemitraan mayarakat, pemerintah, sosial masyarakat. Jadi untuk membangun sebuah perbaikan, yang rusak harus diperbaiki biar lebih baik,” pungkasnya.
Selain daging kurban, Ki Kusumo juga membagikan sembako kepada warga masyarakat sekitar Jatiasih yang jumlahnya hampir mencapai 1000 orang.
Seperti tahun sebelumnya, kali ini produser film "Drakula Cinta" itu membeli satu ekor sapi untuk dipotong.
Bukan sapi biasa. Sapi yang dipilih adalah sapi Australia jenis Limousine yang bobotnya mencapai 1,8 ton.
Lebih besar dari sapi jenis sama yang dikurbankan presiden SBY, yakni 1,7 ton.
“Hari raya kan perayaan kemenangan, alangkah indahnya jika kemenangan itu kita rayakan dengan berbagi kepada sesama. Ini wajib bagi orang muslim yang mampu,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jumat (26/10).
Selain untuk ibadah, momen kurban juga dimanfaatkan Ki Kusumo untuk mempererat hubungan dengan warga di sekitar, khususnya yang kurang mampu.
“Keseharian kan banyak warga yang kalau ketemu saya minder. Nah, di hari spesial ini kita bisa bertemu, bisa ngobrol, jadi hubungan dengan masyarakat bisa makin erat,” lanjutnya.
Untuk kurban tahun 2012, Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) ini melibatkan masyarakat dan Ormas yang dipimpinnya.
“Untuk kemitraan mayarakat, pemerintah, sosial masyarakat. Jadi untuk membangun sebuah perbaikan, yang rusak harus diperbaiki biar lebih baik,” pungkasnya.
Selain daging kurban, Ki Kusumo juga membagikan sembako kepada warga masyarakat sekitar Jatiasih yang jumlahnya hampir mencapai 1000 orang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar