FILM "Innocence Of Muslims" menggemparkan dunia. Jutaan ummat Islam di
berbagai penjuru dunia turun ke jalan untuk memprotes film buatan warga
Amerika Serikat yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW.
Paranormal yang juga produser Film “Drakula Cinta”, Ki Kusumo, merasa gerah dengan beredarnya film “Innocence Of Muslims”. Diapun mengecam keras dan mengutuk keras para pembuat film tersebut.
“Film ini jelas menistakan agama. Menghina Nabi Muhammad, sama saja menghina ummat Islam di seluruh dunia,” ujar Ki Kusumo ketika dihubungi, Rabu (19/9) pagi.
Sebagai insan film, berkreasi memang sah-sah saja. Namun Ki Kusumo menilai film garapan Sam Bacile alias Nakola Basseley itu sengaja diproduksi untuk menyerang umat Islam.
“Kebebasan berekspresi di film 'Innocence Of Muslims' justru merugikan umat Islam, ini bentuk provokasi yang tak bisa dibiarkan,” lanjutnya.
Bersama Ormas Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) yang dipimpinnya, Ki Kusumo akan mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk segera menangkap dan mengadili para pembuat film itu.
“Para pembuat film maupun artisnya, juga harus minta maaf pada umat Islam di seluruh dunia,” pungkas Ki Kusumo.
Film “Innocence Of Muslims” adalah film yang memfitnah Nabi Muhamad dalam gambaran yang sangat keji, yaitu menuduh Rasulullah sebagai pendukung fedofilia dan homoseks.
Film tersebut diputar di gereja pada 11 September lalu, dan trailer berdurasi 14 menit diunggah ke Youtube pada 12 September 2012.
Paranormal yang juga produser Film “Drakula Cinta”, Ki Kusumo, merasa gerah dengan beredarnya film “Innocence Of Muslims”. Diapun mengecam keras dan mengutuk keras para pembuat film tersebut.
“Film ini jelas menistakan agama. Menghina Nabi Muhammad, sama saja menghina ummat Islam di seluruh dunia,” ujar Ki Kusumo ketika dihubungi, Rabu (19/9) pagi.
Sebagai insan film, berkreasi memang sah-sah saja. Namun Ki Kusumo menilai film garapan Sam Bacile alias Nakola Basseley itu sengaja diproduksi untuk menyerang umat Islam.
“Kebebasan berekspresi di film 'Innocence Of Muslims' justru merugikan umat Islam, ini bentuk provokasi yang tak bisa dibiarkan,” lanjutnya.
Bersama Ormas Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) yang dipimpinnya, Ki Kusumo akan mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk segera menangkap dan mengadili para pembuat film itu.
“Para pembuat film maupun artisnya, juga harus minta maaf pada umat Islam di seluruh dunia,” pungkas Ki Kusumo.
Film “Innocence Of Muslims” adalah film yang memfitnah Nabi Muhamad dalam gambaran yang sangat keji, yaitu menuduh Rasulullah sebagai pendukung fedofilia dan homoseks.
Film tersebut diputar di gereja pada 11 September lalu, dan trailer berdurasi 14 menit diunggah ke Youtube pada 12 September 2012.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar